Industri Rotan yang Menjadi Salah Satu Icon dari Cirebon

Pekerja pablik rotan di Cirebon (foto :hbl)

Jika melintasi kota dan kabupaten Cirebon, hampir bisa dipastikan kita akan melihat produk dari rotan yang di display di toko – toko. Tidak jarang juga jika kita menjelajahi lebih ke dalam, akan menemui sentra – sentra industri rotan di sana.

Ternyata indsutri rotan di kota ini bukanlah hal yang baru. Tidak ada data yang tepat tentang awal berdirinya industr ini di kota Cirebon. Namun menurut informasi yang dihimpun oleh klimaks.id, industri ini sudah ada sejak dasawarsa 60an dan mungkin juga sudah ada sejak masa sebelumnya.

Namun uniknya, para pelaku industri rotan di Cirebon malah mengambil bahan baku dari Kalimantan dan Sumatera. Menurut Sales Manager Mulya Rotan, Rohmat, kepada klimaks.id, baik Kalimantan mau pun Sumatera memiliki jenis – jenis rotan tersendiri.

“Jadi ada rotan jenis tertentu yang kualitas terbaik ada di Sumatera. Namun sebaliknya, ada juga dari jenis lain harus kita ambil dari Kalimantan”, katanya.

Industri rotan telah melahirkan ribuan pengrajin di Cirebon. Namun yang memprihatinkan, jumlah pengrajin rotan di Cirebon semakin menurun jumlahmya. Menurut Rohmat, regenerasinya sangat lambat, karena generasi milenial kurang tertarik dengan profesi ini. Padahal jika ditekuni dengan serius, penghasilan pengrajin, bisa berlipat – lipat dari mereka yang bekerja di kantoran atau pablik.

Industri rotan juga telah menghasilkan Multiplier Effect bagi masyarakat Cirebon selama bertahun – tahun. Semenjak beberapa dasawarsa lalu, sudah belasan ribu, bahkan ratusan ribu tenaga kerja yang terserap oleh pabrik rotan disana. Industri ini juga menghidupkan para pengrajin rotan yang ada. (hbl)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments