Jelang Ramadhan, Penjualan di Pusat Grosir Tanah Abang Mulai Menggeliat

Suasana pusat grosir Tanah Abang jelang Ramadhan tahun ini. (foto:klimaks.id)

Situasi perdagangan di pusat grosir Tanah Abang beberapa hari sebelum bulan suci Ramadhan tahun ini, relatif mulai bergerak naik, walau pun tidak terjadi lonjakan penjualan yang besar-besaran. seperti pada periode yang sama sebelum pandemi.

Berdasarkan pantauan klimaks.id di pusat grosir Tanah Abang, telah terjadi kesibukan yang lebih dari pada hari biasa. Sesudah banyak para reseller dari seluruh wilayah Indonesia yang datang berbelanja ke Tanah Abang sejak beberapa pekan lalu.

Dari para pemilik toko yang diwawancarai, hampir semua merasakan adanya kenaikan penjualan yang cukup signifikan, terutama untuk busana muslim, baik untuk pria, wanita dan anak – anak. Bahkan Hal yang sama juga dirasakan oleh mereka yang berjualan sajadah, peci dan tasbih.

Namun jika dibandingkan pada tahun lalu, penjualan tahun ini mengalami penurunan, dengan variasi antara 10 hingga 30 persen.

Rohim, dari toko Agera di Pusat Grosir Metro Tanah Abang (PGMTA) membenarkan bahwa terjadi sedikit penurunan penjualan dibandingkan tahun sebelumnya. Ada beberapa faktor penyebabnya, mulai dari kondisi para pembeli dari luar kota hingga kondisi ekonomi global yang belum normal kembali pasca pandemi.

“Para pembeli dari luar kota terutama pelanggan, sekarang memesan lewat whatsapp dan jarang yang berkunjung ke toko seperti saat sebelum pandemi. Sekarang pun toko – toko pun juga membuka layanan lewat marketplace”, tambahnya.

Di tempat terpisah, Randy, pelaku usaha  baju koko di Pusat Grosir Tanah Abang juga menuturkan bahwa pada tahun – tahun sebelumnya, kenaikan volume penjualan sudah terlihat di dua hingga tiga bulan sebelum Ramadhan. Pada tahun ini sedikit lebih terlambat.

“Waktu itu banyak pembeli dari daerah bisa datang ke toko hingga dua kali untuk berbelanja. Biasanya datang dua bulan sebelum puasa dan kembali lagi dua minggu sebelum bulan puasa. Jumlah pembeli yang datang juga menurun pada tahun ini”, jelasnya.

Pembeli dari Daerah

Yang menarik dari penjualan di pusat grosir Tanah Abang pada tahun ini adalah kenaikan jumlah transaksi dari konsumen di wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur. Diantaranya dari konsumen Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Selain itu penjualan lewat online juga mengalami kenaikan walau tidak terlalu signifikan. Namun para pedagang di sinji memprediksikan omzet penjualan lewat online ke depannya akan lebih meningkat seiring dengan makin pesatnya era digitalisasi. (*)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments