Tiga Kabupaten di Papua Kini Memiliki Lampu Jalan Tenaga Surya

Tiga Kabupaten di Papua Kini Memiliki Lampu Jalan Tenaga Surya (foto: .esdm.go.id)

Tiga kabupaten di provinsi Papua kini memiliki Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS). Pemakaian PJU-TS ini diresmikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) dan didukung oleh Komisi VII DPR RI dan pemerintah daerah.

Jumlah PJU-TS yang diresmikan totalnya sebanyak 450 unit dan tersebar di tiga kabupaten di Provinsi Papua yakni Kabupaten Jayawijaya 70 unit, Kabupaten Lanny Jaya 100 unit dan Kabupaten Yahukimo 280 unit. Keseluruhan titik sudah terpasang dan beroperasi dengan baik.

PJU-TS ini adalah komitmen pemerintah mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan infrastruktur energi yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Alhamdulillah keseluruhan titik sudah terpasang dan beroperasi dengan baik. Harapannya ini dapat dirawat dan dijaga dengan baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih panjang oleh masyarakat sekitar,” tutur Sekretaris Ditjen EBTKE Sahid Junaidi seperti yang dikutip dari esdm.go.id.

Pemasangan PJU-TS di Provinsi Papua ini, lanjutnya, merupakan program Tahun Anggaran 2021 Kementerian ESDM melalui Ditjen EBTKE atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Komisi VII DPR RI.

 Anggota Komisi VII DPR Ina Elisabeth Kobak, ia meminta agar masyarakat dapat menjaga dan merawat dengan baik infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah. Dengan adanya lampu PJU-TS kini dapat menerangi gelapnya jalan di desa-desa di Papua. Mari sama-sama kita jaga dan rawat sehingga dapat terus bermanfaat kedepannya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Jayawijaya John Richard Banua, mengungkapkan bahwa PJU-TS yang dibangun di wilayahnya sangat bermanfaat dan membantu masyarakat untuk penerangan jalan dan mendukung aktifitas di malam hari. Dari sisi keekonomian pemanfaatan PJU-TS juga dapat membantu efisiensi pengeluaran Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk pembayaran tagihan listrik, karena PJU-TS tidak memerlukan sumber energi listrik dari PLN.

“Kalau bangun penerangan jalan pakai listrik PLN itu menghabiskan APBD daerah, itu rumit sekali, tetapi dengan PJU-TS ini kami dapat gratis, dan tidak perlu bayar tagihan listrik,” ungkap Richard. (*)

 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments