KSBN Menggelar “World Dance Day” (WDD) di Kawasan Kota Tua

(foto: gus)

Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) akan mengadakan kegiatan bertajuk “World Dance Day (WDD)” yang Akan Digelar di kawasan Kota Tua Jakarta pada 6 Mei 2023.

Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) merilis logo event terkait dengan acara World Dance Day (WDD) yang akan digelar di kawasan  wisata Kota Tua, Jakarta, 6 Mei 2023 mendatang.

Peringatan  ‘World Dance Day’ bertema “Bergerak Dengan Lagu Menjaga Keragaman Lokal dan Global” ini melibatkan para seniman, khususnya seniman tari di tingkat nasional dan mancanegara.

“Ribuan penari akan tampil di acara ini. Baik para penari dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri. Kami mengundang beberapa Negara ikut serta dalam event World Dance Day ini,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana World Dance Day (WDD) KSBN, Eny Sulistyowati S.Pd. , SE ,M.M, dalam keterangannya yang diterima Klimaks.id, Selasa (17/01).

World Dance Day (WDD), terang Eny, menjadi langkah positif bagi KSBN dalam rangka meningkatkan ketahanan budaya. Menempatkan Indonesia sebagai negara yang mendukung  kebudayaan. Termasuk seni tari – yang menjadi pilar keempat dalam pembangunan berkelanjutan – Sustainable Development Goals atau  SDGs, selain ekonomi, sosial dan lingkungan. 

“WDD kita harapkan dapat menjadi ekspresi kebudayaan. Inovasi yang menghasilkan hal baru sesuai zamannya. Meningkatkan adaptasi menghadapai perubahan. Menjadi sarana komunikasi lintas budaya dan kolaborasi antarbudaya,” tambahnya.

Eny mengharapkan semua pihak dapat menjadi bagian dari perhelatan ini. Pihaknya memberi ruang bagi masyarakat, khususnya bagi para seniman tari yang ingin tampil di ajang berskala internasional ini.

WDD terbuka untuk umum baik perseorangan maupun kelompok. Pendaftaran dibuka sejak tanggal 7 Januari 2023 hingga 7 Februari 2023 mendatang, tanpa dipungut biaya.

Masyarakat dapat mendaftar secara online melalui bit.ly/WDD2023-registration.

Menurut Eny, jenis tari yang akan ditampilkan di WDD dibagi dalam beberapa kategori. Antara lain, tari tradisional klasik, tradisional kerakyatan, dan tari kreasi baru atau kontemporer.

“Jenis tari apa yang dipilih tergantung kepada kelompok pelaku tari yang akan membawakan. Namun demikian ada kelompok tari yang diminta khusus membawakan tari tradisional maupun kreasi baru yang dapat mewakili  geografi daerahnya,” papar Pengurus DPP KSBN Deputi 3 Bidang Pemanfaatan Kebudayaan ini.

Sebagai gambaran global, lanjut Eny, WDD akan dibuka mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Kegiatan diawali dengan arak -arakan kesenian Reog, Barongsai, parade Gamelan berjalan, serta iring-ringan para peserta WDD yang mengelilingi Kota Tua, hingga kembali ke titik Panggung Utama.

Kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan tari dalam sinergisitas gerak irama Kolintang, Gamelan, lagu dan tembang dengan koreo yang sudah disiapkan. Setelah selesai pementasan kolaborasi dilanjutkan penampilan peserta WDD secara serentak di semua titik.

Terkait Kota Tua Jakarta, atau Museum Fatahillah dan sekitarnya dipilih sebagai tempat acara, menurut Eny, kawasan tersebut merupakan Ring 1 Kawasan Cagar Budaya Jakarta.

“Kami ingin menjadikan Jakarta semakin dikenal sebagai melting culture khususnya dalam bidang seni tari, baik lingkup nasional maupun internasional. Sekaligus memperkenalkan pertunjukan tari daerah Nusantara dan mancanegara sebagai upaya memperoleh inspirasi, komparasi dan konsolidasi serta kolaborasi lokal dan global,”ujar Eny.

Peran Budaya

Sementara itu, secara terpisah Ketua Umum KSBN Mayor Jenderal TNI (Purn.) Drs. Hendardji Soepandji, S.H. menuturkan, pelestarian kebudayaan Indonesia merupakan tanggung jawab bersama.

Indonesia, katanya, dikenal sebagai negara yang memiliki ribuan kebudayaan yang tersebar di seluruh wilayah dari Sabang hingga Merauke.

“Budaya terbentuk dari beberapa unsur, meliputi adat istiadat, bahasa, suku, ras, bangunan, serta agama, yang kemudian dapat dimanifestasikan melalui kaya seni, diantaranya seni tari,” ujarnya. (gus)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments