Meer Von Kandi, Lokasi Pasca Tambang Yang Disulap Menjadi Destinasi Wisata Kekinian

Salah satu spot indah di Meer Von Kandi, Sawahlunto. (foto : hne)

Kota Sawahlunto sejak era Hindia Belanda sudah dikenal sebagai lokasi tambang, khususnya batubara. Pada saat itu batubara dari Sawahlunto menjadi faktor penting dalam revolusi indsutri di Eropa.

Namun sejak beberapa dasawarsa lalu, pertambangan batubara di kota ini terhenti dan menyisakan pasca galian tambang yang tidak sedap dipandang mata. Untuk itu sebuah perusahaan swasta lokal “menyulap” lokasi tersebut menjadi lokasi wisata kekinian yang memiliki fasilitas lengkap.

Beberapa waktu lalu klimaks.id diajak berkunjung dan berkeliling Meer Von Kandi di kawasan Kandi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sawahlunto dr. Meivyta Deri Asta, MPH.

Untuk berkeliling lokasi dan melihat panorama di sana, pihak pengelola lokasi wisata ini menyediakan kendaraan khusus.  Para pengunjung akan dapat melihat  Danau Konservasi dan Taman Bumi Ombilin.

Setelah berkeliling Meer Von Kandi sambil duduk menghadap Danau Konservasi, Meivyta menjelaskan bahwa tempat lokasi ini berdiri pada 1 Desember 2021 bertepatan dengan hari ulang tahun kota Sawahlunto.   

“Di sini banyak sekali spot – spot yang cocok untuk liburan keluarga. Seperti kolam renang yang dilengkapi dengan seluncuran juga. Selain itu karena tempatnya yang luas sekitar delapan hektar, Meer Von Kandi kerap digunakan juga untuk tepat gathering”, katanya.

Untuk acara gathering, tempat wisata ini memiliki venue yang dinamakan Pendopo Aquatic. Meivyta mengatakan bahwa PKK Pemkot Sawahlunto  beberpa waktu lalu pernah menggelar acara pertemuan PKK se provinsi Sumatera Barat di Meer Von Kandi.“Kapasitas venue di sini lumayan besar dan pihak pengelola juga menyediakan catering juga”, tambahnya.

Meer Von Kandi yang berlokasi di kecamatan Talawi inii sejak dibuka Desember 2021 silam, menjadi destinasi wisata favorit di Sawahlunto.  Untuk setiap pengunjung , pihak pengelola mengenakan harga Rp 10.000. (hen)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments