Pelaku Usaha Wisata Diminta Maksimalkan Layanan Saat Libur Lebaran

ilustrasi (foto: kemenparekraf)

Pelaku usaha wisata meminta pelaku usaha yang bergerak di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, untuk memaksimalkan momen libur lebaran tahun ini untuk meningkatkan penjualan dan memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Pariwsata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Jakarta beberapa hari lalu. Menurutnya, pergerakan masyarakat di momen lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 123,8 juta orang.

“Momen libur lebaran ini ditargetkan akan ada perputaran ekonomi di sektor parekraf mencapai Rp100 triliun-150 triliun. Untuk itu pelaku usaha yang bergerak di industri parekraf harus memanfaatkan momen libur ini dan memberikan pengalaman yang baik bagi wisatawan,” katanya.

Terkait isu tentang kenaikan tarif masuk di tempat wisata, Sandi meminta sebaiknya hal tersebut terlebih dahulu didiskusikan, disosialisasikan, dirembukan, dengan pemerintah daerah dan asosiasi wisata. Hal ini agar penentuan harga bisa terstandar sesuai dengan peningkatan aspek kualitas dan pelayanan destinasi wisata.

“Jangan sampai harga naik namun kualitas dan pelayannya masih minim. Perlu juga diperhatikan daya beli masyarakat, meskipun dalam momen liburan jangan sampai memberatkan keuangan masyarakat yang ingin berlibur,” katanya seperti yang dikutip dari situs resmi kemenparekraf .

Sejumlah tempat wisata diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan tinggi. Seperti Puncak Bogor, Cipanas, Cianjur, Tangkuban Perahu, Kawah Putih, Ciwidey. Kemudian di Jawa Tengah dan DIY ada Dieng, Batu Raden, Bandungan Semarang, Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan sebagainya. Terakhir di Jawa Timur ada Gunung Bromo, Wisata Jatim Park Batu, dan Taman Kebun Binatang Batu.(*)

 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments