Angka Kecelakaan Turun 39 Persen Pada Mudik Lebaran Tahun Ini

Menko PMK Muhadjir Effendy (tengah berkemeja putih) saat meninjau salah satu ruas jalan tol dalam rangka arus balik libur lebaran 2023. (foto : Kemenko PMK)

Angka kecelakaan yang terjadi pada mudik lebaran tahun ini turun sebesar 39 persen, sementara angka kematian turun lebih signifikan, yaitu 72 persen. Demikian yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat acara dialog dengan CNBC Indonesia, Rabu (26/4).

Menurut Muhadjir, perilaku pemudik, menjadi faktor yang sangat berpengaruh terhadap penanganan arus mudik maupun arus balik saat ini, khususnya dalam menekan angka kecelakaan dan kematian.

“Itu saya kira memiliki kontribusi sekitar 50 persen lebih. Jadi kalo para pemudik bisa mendisiplinkan diri, rajin mencari informasi berbagai macam kebijakan dari pemerintah, dan mematuhi anjuran dari pemerintah. Saya rasa kita bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan,” Jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Staf Khusus Bidang Komunikasi Kementerian Perhubungan Adita Irawati. Menurutnya, turunnya angka kecelakaan yang cukup drastis juga karena edukasi terkait keselamatan transportasi kepada para pemudik secara reguler. Pihaknya juga melakukan pengecekan kendaraan umum sebelum beroperasi.

“Sejak awal Februari, pihak Kementerian Perhubungan telah turun ke lapangan untuk memastikan kelayakan operasional dari kendaraan-kendaraan umum baik itu udara, kereta api, maupun yang ada di kapal laut”, tuturnya.

Lebih lanjut Menko PMK menyebutkan bahwa pihaknya membuat beberapa catatan dalam pelaksanaan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Diantaranya adalah menuntaskan masalah rest area di jalur tol. Karena ditemukan fakta betapa besarnya kebutuhan para pemudik terhadap layanan rest area.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan perubahan kebijakan dalam pengelolaan pengangkutan penyeberangan. (*)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments