Budaya Minangkabau Memotivasi Kaum Perempuan Untuk Berkarya dan Berkreativitas

Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani Sp.A saat menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Bundo Kanduang Minangkabau di Kota Pematang Siantar, Rabu (14/9). Foto : berita.pematangsiantar.go.id

Budaya Minangkabau yang menghargai posisi perempuan (matrinial) telah memberikan motivasi dan support kepada kaum perempuan untuk terus bekerja, berkarya, berkreasi, dan berkreativitas sesuai kemampuannya. Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani Sp.A saat menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Bundo Kanduang Minangkabau di Kota Pematang Siantar, Rabu (14/9).

Dipaparkan oleh Wali Kota, seperti yang dikutip dari laman /berita.pematangsiantar.go.id, Bundo Kanduang adalah panggilan terhadap perempuan Minangkabau yang telah memakai adat (menikah). Dalam kehidupan sehari-hari, Bundo Kanduang senantiasa memelihara dirinya dari berbagai perbuatan yang tidak baik. Sebab ia merupakan tauladan bagi kaumnya. Sifat keibuan, sabar, pengasih, penyayang, lemah lembut, dan tanpa pilih kasih adalah sifat yang harus dimiliki Bundo Kanduang.

Wali Kota Pematang Siantar juga sangat mengapresiasi Perkumpulan Bundo Kanduang, termasuk yang ada di Kota Pematang Siantar dan selama ini Suku, budaya, dan adat-istiadat Minangkabau, lanjutnya, telah menambah keberagaman di Kota Pematang Siantar.

Pemerintah Kota (Pemko) Pematang Siantar mengajak seluruh masyarakat, termasuk yang tergabung dalam Perkumpulan Bundo Kanduang untuk bersinergi, dan berkolaborasi mendukung program-program pembangunan, khususnya yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan Kota Pematang Siantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas, demi Pematang Siantar Bangkit dan Maju. Mari sehati, bahu-membahu, serta selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Bukan hanya dengan sesama anggota Perkumpulan Bundo Kanduang, tetapi juga dengan seluruh masyarakat Kota Pematang Siantar yang sangat heterogen. Ini sejalan dengan motto Kota Pematang Siantar, yakni Sapangambei Manoktok Hitei, yang artinya saling bergotong-royong untuk mencapai tujuan yang mulia,” pungkasnya. (*)

 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments