Pemerintah RI Gencarkan Layanan Administasi Kependudukan WNI di Luar Negeri

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di KBRI Tokyo (foo: kemendagri.go.id)

Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri tengah menggencarkan pelayanaan administrasi kependudukan bagi WNI yang berdomisili di luar negeri. Bahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyempatkan diri menyambangi WNI di Tokyo, Jepang awal pekan ini.

Bekerja sama dengan Kedutaan Besar RI Jepang, Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri menggelar layanan Adminduk bagi WNI dengan mengambi lokasi Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT) yang menyediakan 4 jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA bagi WNI.

Para Orang Tua siswa, para guru dan para penduduk yang berada di wilayah Tokyo datang ke SRIT untuk diberikan pelayanan adminduk seperti rekam biometrik, cetak KK, diberikan NIT dan diberikan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Pada kesempatan itu, Mendagri Tito berkenan menyerahkan  secara simbolis KK, NIT dan IKD kepada WNI di sana.

Mendagri seperti yng dikutip dari .kemendagri.go.id menyampaikan, berkat teknologi digital pelayanan Adminduk ini yang sudah serba online bisa terwujud hingga di luar negeri dan tugas negara harus hadir untuk melayani semua penduduk tidak terkecuali yang di luar negeri. “Dukcapil sudah punya sistem SIAK Luar Negeri sehingga ruang pelayanan Adminduk bisa meliputi selain di di 514 kabupaten/kota, juga di 128 Perwakilan RI di luar negeri”, tuturnya.

“Mayoritas WNI yang berada di Jepang, khususnya Tokyo itu selain untuk bekerja juga melanjutkan studi perguruan tinggi. Jadi anak-anak ketika di Indonesia belum punya KTP sekarang sudah harus punya. Bisa rekam biometrik dan dibuatkan IKD di sini. Pelayanannya pun sudah online, cepat dan gratis,” kata Dubes Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi yang turut hadir pada acara tersebut.

WNI di Timur Tengah

Sementara itu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagrijuga melakukan instalasi aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di 13 perwakilan Republik Indonesia (RI) di kawasan Timur Tengah (Timteng).

Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri Hani Syopiar Rustam mengungkapkan tim Dukcapil Kemendagri bersama KBRI Qatar, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menggelar sosialisasi publik pemutakhiran data WNI di Kawasan Timteng secara hybrid.

Sosialisasi ini, kata Hani, dihadiri masyarakat Indonesia yang berada di Timteng, Perhimpunan Masyarakat Indonesia di Qatar, Sekolah Indonesia Makkah, serta 14 Perwakilan RI di kawasan Timteng. Selain itu, hadir pula 14 perwakilan RI dari kawasan lainnya secara daring. Pewakilan RI tersebut yakni KBRI Roma, Den Haag, Oslo, Bucharest, Vatikan, Stockholm, Beograd, Helsinki, Harare, Pretoria, Tashkent, KJRI Hamburg, Frakfrut, dan KRI Darwin. (*)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments