Pengelola Destinasi Diminta Antisipasi Curah Hujan Tinggi untuk Kenyamanan Wisatawan

Ilustrasi (foto: Michaela/Pixabay )

Curah hujan tinggi yang diperkirakan akan melanda tanah air dalam beberapa waktu ke depan, harus diantispasi oleh pengelola destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif agar kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif dapat tetap berjalan dengan aman dan nyaman.

Hal tersebut diserukan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada acara “The Weekly Brief With Sandi Uno” yang berlangsung secara hybrid di Gedung Sapta Pesona, Senin (10/10). Ia juga meminta semua destinasi dan desa wisata meningkatkan kewaspadaanya demi melindungi wisatawan.

“Potensi bencana hidrometeorologi yang perlu diwaspadai berupa banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan angin kencang akibat cuaca  ekstrem, khususnya yang memiliki aktivitas di alur sungai yang berhulu di  Gunung Merapi. Juga destinasi di daerah lereng-lereng yang berpotensi bencana tanah longsor”, kata Menparekraf seperti yang dikutip dari kemenparekraf.go.id.

Sandi meminta agar pengelola dan seluruh pihak terkait untuk dapat mempersiapkan diri dengan menggali informasi dan pelatihan menangani curah hujan yang tinggi yang dapat berpotensi menimbulkan longsor.

Untuk itu kemenparekraf telah berkoordinasi dengan BNPB dan BPBD serta tim SAR setempat dan sudah membentuk tim manajemen krisis yang bekerja sama untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan SOP manajemen krisis kepariwisataan.(*)

 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments