Perpustakaan Sekarang ini Lebih Terkesan Santai dan Rekreatif

ilustrasi perpustakaan (foto : pixabay/Felix Wolf)

Pada masa lalu, jika mendengar kata perpustakaan, maka yang terbayang adalah sebuah ruangan yang dipenuhi dengan susunan buku yang ditata di rak dengan tempat baca yang disusun berjejer dan ruangan yang sunyi dari suara-suara disekitarnya.

Suasana perpustakaan tempo dulu memang sangat terkesan serius dan lebih cenderung membosankan. Bayangkan dalam sebuah ruangan yang tidak luas, dengan plafon rendah, udara dalam ruangan yang panas, pengunjung yang duduk berjejer menekuni buku yang dibaca, tidak ada suara, karena masing-masing orang akan sibuk dengan bukunya. Kadang-kadang masih ada buku yang tidak disusun di rak tetapi diikat bertumpuk pada sudut-sudut ruangan perpustakaan.

“Pada awalnya perpustakaan hanya dijadikan sebagai salah satu tempat rujukan untuk mencari sumber referensi bagi pemustaka yang membutuhkan, biasanya hal ini dilakukan terkait dengan kegiatan penulisan dan penelitian. Hal inilah yang menjadikan kesan serius pada sebuah perpustakaan karena bisa dipastikan pengunjung yang datang ke perpustakaan terkait dengan pengerjaan sebuah tugas yang membutuhkan keseriusan dan konsentrasi. Stigma ini menjadikan orang-orang malas ke perpustakaan, karena merasa tidak perlu ke perpustakaan jika tidak ada tugas yang akan dikerjakan terkait dengan sumber referensi”, demikian yang dituturkan oleh Pustakawan Ahli Madya Perpustakaan Nasional, Leksi Hedrifa kepada klimaks.id Sabtu (17/9).

Berbeda dengan perpustakaan zaman dulu, lanjut Leksi, fungsi perpustakaan zaman now tidak hanya sekedar tempat rujukan dan penelitian, tetapi juga sebagai pusat edukasi, informasi  dan rekreasi, artinya berkunjung ke perpustakaan bukan melulu mengerjakan tugas yang membutuhkan referensi tetapi juga untuk mencari informasi dan melepaskan kejenuhan dari rutinitas sehari-hari.

Pustakawan Ahli Madya Perpustakaan Nasional, Leksi Hedrifa tengah mengedukasi anak – anak tentang manfaat membaca.

Dengan segala perubahan yang ada, pengunjung akan betah untuk menghabiskan waktunya di ruang baca perpustakaan. Perpustakaan sekarang telah berkembang mengikuti zaman dan kebutuhan maasyarakat dengan sarana dan prasarana yang modern,  kemudahan akses dan ragam koleksi yang dibutuhkan serta penggunaan teknologi informasi digital.

Perpustakaan zaman now bisa digambarkan sebagai sebuah ruang ilmu yang lebih terbuka,   kenyamanan dan kepuasan pengunjung menjadi sebuah indikator penting dalam unsur layanan perpustakaan.  Demikian juga dengan kemudahan akses dan kekayaan koleksi yang bisa ditemui dalam berbagai bentuk. Pada perpustakaan modern fungsi perpustakaan pun juga lebih berkembang, bukan hanya sebagai tempat rujukan tetapi juga menekankan pada unsur rekreasi dan sumber informasi.

“Untuk itu saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya generasi milenial untuk berkunjung ke perpustakaan terdekat”, tutur Leksi sambil menutup pembicaraan. (rino)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments