Sakit Karena Perubahan Musim, Perlukah ke Dokter?

ilustrasi (foto : pixabay/saul)

Setiap memasuki akhir tahun, kita biasanya bertemu di musim penghujan. Pada saat memasuki musim penghujan, biasanya daya tahan tubuh mengalami penurunan dikarenakan perubahan suhu udara lingkungan. Daya tahan yang menurun membuat bakteri dan virus mudah berkembang yang akhirnya menyebabkan penyakit. Penyakit yang tiba-tiba menyerang saat memasuki musim penghujan ini sering disebut sebagai penyakit musiman. 

Penyakit musiman merupakan penyakit yang datang karena perubahan cuaca atau muncul di saat memasuki musim tertentu. Berdasarkan cuaca di Indonesia yang hanya dua musim, penyakit musiman bisa dikelompokkan menjadi penyakit musim dingin (musim penghujan) dan penyakit musim panas (musim kemarau). Beberapa penyakit musiman memiliki tingkat penularan yang tinggi. Namun jika penyakit musiman ini ditangani dengan baik akan cepat disembuhkan.

Jika kita bangun di pagi hari tenggorokan Anda terasa sakit, kemudian saat siang hari badan terasa lemas, dan besoknya tiba-tiba badan mulai terasa panas dan mulai batuk-pilek. Maka hal tersebut bisa menjadi gejala dari penyakit musim hujan.

Penyakit musim hujan yang biasanya menyerang tubuh diantaranya ada flu, batuk-pilek, demam, diare, dan radang tenggorokan. Walau pun terkesan sepele dan pada umumnya cepat sembuh dengan sendirinya, namun kita harus tetap berhati-hati. Karena dalam beberapa kondisi, penyakit tersebut bisa masuk pada tahap yang berbahaya. Lalu kapan penyakit musim hujan perlu mendapat penanganan medis?

Jika sudah menimbulkan gejala – gejala berikut, kita perlu mendapat penanganan medis :

Flu yang dibarengi muntah-muntah dan tubuh sudah tidak bisa menerima cairan 

Jika kita sudah mulai muntah-muntah dan cairan apapun tidak bisa masuk, maka kita harus segera ke dokter. Cairan adalah unsur penting bagi tubuh, jika kekurangan maka akan mengalami dehidrasi, sehingga perlu penanganan dokter dalam kondisi ini.

Sulit bernapas dan merasakan nyeri dada

Jika Anda merasakan sesak napas atau sulit bernapas dan dada Anda terasa nyeri saat Anda flu, maka Anda perlu penanganan dari dokter. Karena itu sudah pada tahap yang tidak normal, flu yang normal hanya menyebabkan hidung tersumbat dan nyeri otot.

Sulit bernapas dan nyeri di dada

Jika kita merasakan sesak napas atau sulit bernapas dan dada terasa nyeri saat flu melanda, maka kita perlu penanganan dokter. Karena kondisi ini  sudah pada tahap yang tidak normal, flu yang normal hanya menyebabkan hidung tersumbat dan nyeri otot saja.

Batuk dan pilek yang tidak sembuh

Jika batuk dan pilek berlangsung selama satu minggu atau lebih, disertai dengan sakit kepala di antara mata, maka segera datang ke dokter. Karena bisa jadi Anda mengalami gejala sinus, sehingga perlu untuk mendapat diagnosis medis.

Demam yang berkepanjangan

Demam yang berkepanjangan dan tak kunjung membaik bisa menjadi gejala adanya infeksi sekunder. Hal tersebut memerlukan penangan medis yang tepat, terutama jika suhu demam yang Anda alami mencapai lebih dari 38 derajat celcius.

Jangan anggap sepele terhadap penyakit apapun termasuk penyakit musiman. Segera pergi ke dokter jika sudah mulai merasakan gejala-gejala penyakit musiman, sekalipun hanya gejala ringan. Jangan menunggu sampai menjadi gejala menjadi serius.

Untuk mencegah dan menghindari penyakit musim hujan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu menjaga pola makan, minum air putih yang cukup, istirahat dengan cukup, dan rutin berolahraga. (surakarta.go.id)

 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments