Asal Muasal Mangkok Cap Ayam Jago

Mangkok Cap Ayam

Saat melintas jalan untuk menikmati jajanan, biasanya kita banyak melihat pedagang kaki lima yang menggunakan gerobak sebagai tempat dagangannya. Semisal pedagang soto mie, bakso, bakmi ayam, ataupun tukang bubur ayam.Namun, banyak yang tidak menghiraukan wadah mangkok yang digunakannya.

Sebenarnya ada jenis mangkok yang kerap digunakan, salah satunya adalah “mangkok cap ayam jago”. Asal tahu saja, mangkok cap ayam jago ini bukan hanya ada terdapat di Indonesia saja, tapi juga tersebar di negara-negara di Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia dan Thailand.

Berawal Dari Tiongkok

Mangkok cap ayam ini sebenarnya pertama kali ada di negara Tiongkok pada masa Kaisar Chenghua Dinasti Ming (1465-1487 M). Dalam sejarah disebutkan, Kaisar Chenghua menyukai seni kaligrafi dan seni lukis. Suatu ketika Kaisar terpana dengan sebuah lukisan bergambar ayam.

Namun sesungguhnya waktu itu mangkok cap ayam jago dibuat pada sebuah cangkir, bukan mangkuk. Keinginan Kaisar Chenghua untuk membuat cangkir bergambar ayam bertujuan untuk menandai tahun perdana pemerintahannya. Dalam sistem kalender Cina disebut Tahun Ayam.

Masa itu harga cangkir bergambar ayam tersebut terbilang mahal. Hal ini disebabkan bukan hanya karena adanya brand kaisar, melainkan juga kualitas porselen yang bagus dan jumlahnya sangat sedikit. Dalam perkembangan selanjutnya, gambar cap ayam jago ini bukan hanya pada cangkir, tapi juga mangkok untuk wadah makanan.

Selanjutnya pada era Dinasti Ching, 1644 – 1911 M, mangkuk bergambar ayam sudah menjadi alat makan yang banyak digunakan oleh kalangan masyarakat Tionghoa kelas menengah ke bawah. Saat itu ayam  jago dimaknai sebagai lambang keinginan mencari rezeki. Karena hewan berkaki dua itu selalu bangun pagi-pagi untuk bekerja atau mencari makanan.

Kemudian pada sekitar tahun 1800 hingga 1949, penduduk Tiongkok banyak yang meninggalkan negaranya. Penyebab perpindahan penduduk Tiongkok secara massal ini ( umumnya ke Asia Tenggara) sebagian besar disebabkan karena perang.

Selanjutnya  mangkuk cap ayam mulai terkenal tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara-negara lain, seperti Singapura, Malaysia dan Thailand. (Gus)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments