Ini yang Terjadi Jika Menggunakan Software Bajakan

ilustrasi (foto: surakarta.go.id)

Pada masa sekarang ini banyak aktivitas dalam kehidupan sehari hari yang memerlukan PC beserta software yang terdapat di dalamnya untuk berbagai macam keperluan.  Software atau perangkat lunak adalah sejumlah instruksi yang berupa bahasa, kode, dan skema.

 Jika software digabungkan dengan media yang dapat dibaca dengan komputer akan membuat komputer bekerja untuk melakukan fungsi tersendiri atau untuk mencapai hasil yang khusus, termasuk penyiapan dalam merancang instruksi-instruksi tersebut. Demikian Pasal 1 ayat (8) Undang-undang Hak Cipta Nomor 19 tahun 2002.

Semakin meningkatnya kebutuhan akan software dalam kehidupan sehari hari di masa sekarang, maka semakin banyak juga pihak tak bertanggung jawab yang melakukan pembajakan software. Kondisi ini  didukung juga dengan banyaknya konsumen penikmat software bajakan.

Penggunaan software bajakan biasanya dikarenakan keinginan untuk terhindar dari tagihan lisensi software resmi. Namun  ada pula oknum yang menggunakan software bajakan dikarenakan ketidaktahuannya mengenai software resmi. 

Berikut ini sejumlah risiko yang dapat ditimbulkan akibat  penggunaan software bajakan.

  • Tidak dapat mendapat pembaruan

Penggunaan software bajakan memiliki kelemahan, yaitu tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembaruan. Hal tersebut sangat disayangkan karena pembaruan software menawarkan berbagai fitur up to date yang menarik sesuai dengan perkembangan teknologi.

  • Kinerja yang tidak optimal

Penggunaan software bajakan memiliki risiko lain yaitu dapat mempengaruhi kinerja perangkat, sehingga menjadi tidak optimal. Hal tersebut dikarenakan pada software bajakan terdapat kemungkinan virus di dalamnya yang dapat merusak dan bahkan menghilangkan data. Terdapat kemungkinan mengalami crash dan terdapat bug. Bahkan ada juga kemungkinan pencurian data dari perangkat yang menggunakan software bajakan.

  • Sanksi hukum

Selain risiko yang akan berpengaruh pada perangkat, penggunaan software bajakan tentu saja melanggar hukum. Maka dari itu, pengguna software bajakan memiliki risiko mendapat sanksi hukum yang berkaitan dengan hak cipta.

Menghindari dari penggunaan software bajakan dapat dilakukan dengan cara membeli software hanya dari distributor terpercaya yang resmi, seperti Playstore, App Store, Microsoft Store, Adobe, dan Steam. Hindari membeli software dari situs-situs mencurigakan. Sebab, dengan menggunakan software resmi akan memiliki banyak keuntungan, antara lain mendapatkan kesempatan pembaruan, kinerja software maupun PC dapat bekerja secara optimal, terhindar dari resiko data rusak, pencurian data, bug, dan crash. Oleh karena itu, gunakan software asli yang resmi, karena hal ini juga merupakan investasi, agar perangkat dapat tetap digunakan secara optimal untuk jangka yang panjang. (surakarta.go.id/Agnia Primasasti)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments